-
Musyawarah Kubro XVIII Pondok Pesantren Balekambang Sukses Diselenggarakan
JEPARA (05/02/26) – Musyawarah Kubro XVIII Pondok Pesantren Balekambang bertema “Melestarikan Ruhul Ma’had untuk Menjawab Tantangan Zaman” sukses diselenggarakan di Aula Masjid Putra pada Kamis, 5 Februari 2026. Musyawarah Kubro dihadiri langsung oleh Pengasuh Ponpes Balekambang KH. Nurdin Lubis, M.Hum., serta Pengurus Lajnah Bahtsul Masail (LBM). Selain itu, hadir pula Dewan Perumus, yaitu KH. Nurdin Lubis, M.Hum., K. Charor Abdillah, KH. Arif Munzaki, M.Pd., dan Agus Abdullah Arwani, S.Ag. Dewan Mushohih yang turut serta adalah Dr. KH. Nasrullah Afandi, Lc., M.A., KH. Haizun Tafdilla, S.Pd., KH. Mustamir Wildan, K. Jamali, S.Pd., serta K. Malkan, S.Pd.I. Acara ini juga dihadiri oleh dua puluh satu delegasi dari berbagai tingkatan, mulai dari MTs…
-
MENANGKAL HADITS PALSU DI ERA DIGITAL
Dewasa ini, media sosial telah menjadi lahan subur bagi penyebaran informasi keagamaan, termasuk hadis Nabi Muhammad ﷺ. Sayangnya, tidak semua hadis yang tersebar di media sosial dapat dipertanggungjawabkan keasliannya. Banyak hadis yang ternyata palsu seringkali dikutip lantas diterima secara mentah mentah dan diamalkan oleh masyarakat. Penyebaran ini tidak hanya mencederai keotentikan ajaran Islam, tetapi juga berpotensi menyesatkan umat. Dalam kajian ilmu musthalah al-hadis, hadis maudhu’ adalah hadis yang dibuat-buat dan disandarkan secara dusta kepada Nabi ﷺ, padahal beliau tidak pernah mengucapkan, merestui, maupun menyetujuinya. Seorang pakar Hadits di abad ke-6 H. Imam Ibn al-Shalah dalam kitab Muqoddimah fi Ulum al-Hadits menjelaskan: وَهُوَ الْمُخْتَلَقُ الْمَصْنُوعُ اعْلَمْ أَنَّ الْحَدِيثَ الْمَوْضُوعَ شَرُّ الْأَحَادِيثِ…
-
Membedah Ketersambungan Sanad: Kajian atas Empat Kategori Hadis Berdasarkan Ittishāl
Dalam ilmu mustholah hadits ada berbagai cara untuk memahami suatu hadits, misalnya memahami hadits untuk mengetahui kualitasnya, mengenal hadits dari kuantitas rawinya, mengetahui suatu hadits itu diterima atau ditolak, dan masih banyak lagi. Sedangkan dalam kesempatan ini, kita akan belajar cara mengenal jenis-jenis hadits dari sisi ketersambungan sanad (ittishal) itu penting. Ini membantumu menilai apakah sebuah hadits bisa dipercaya atau perlu dikaji lebih dalam. Mari kita bahas 4 istilah kunci secara visual, ringkas, dan dengan contoh! Hadits Muttashil (Bersambung) Definisi: Sanad-nya lengkap & bersambung, setiap perawi mendengar langsung dari gurunya. المتصل هو الحديث الذي اتصل سنده بسماع كل راو من رواته ممن فوقه إلى منتهاه، سواء كان إنتهاؤه له صلى…
-
“Masjid Berjalan dalam Kacamata Fikih: Masjid atau hanya tempat sholat?”
Perkembangan teknologi tak hanya menyentuh urusan duniawi, tetapi juga membuka peluang untuk mendekatkan manusia pada nilai-nilai rohani. Salah satu inovasi menarik yang menjadi perhatian umat Islam adalah hadirnya “masjid berjalan”—truk kontainer yang dimodifikasi menjadi ruang ibadah. Masjid berjalan ini pertama kali diperkenalkan di Jepang, tepatnya di Stadion Toyota, kota Aichi. Ruangan dalam truk tersebut memiliki luas sekitar 48 meter persegi dan mampu menampung hingga 50 orang jamaah. Di dalamnya tersedia berbagai fasilitas pendukung ibadah seperti tempat wudu dan penyejuk udara. Tujuan dari inovasi ini sangat mulia: memudahkan umat Muslim dalam menunaikan salat di mana pun mereka berada, terutama saat menghadiri acara-acara internasional yang minim akses ke masjid permanen. Namun, pertanyaan…









