-
Tebar Inspirasi Zakat, Mahasiswa BCB Ma’had Aly Balekambang Ajak Santri Cilik Peduli Sesama
JEPARA, 9 Maret 2026 – Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Ma’had Aly Balekambang sukses menggelar kegiatan “Pesantren 1.000 Cahaya Ramadhan”. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan strategi untuk melatih kepedulian sosial mahasiswa BCB BAZNAS RI, khususnya angkatan 2022 dan 2023. Program ini terlaksana berkat dukungan dana dari BAZNAS serta dukungan dari keluarga ndalem Ponpes Balekambang, Jepara. Acara berlangsung dengan penuh kegembiraan. Turut hadir mendampingi Mudir Ma’had Aly Balekambang, Dr. K.H. Nasrullah Affandi, Lc., M.A.; Pengasuh Ponpes Balekambang, K.H. Nurdin Lubis, M.Hum.; Dr. K.H. Miftahuddin, S.Ag., M.E.; K.H. Rozinul Masisi, M.Pd.; serta mentor Beasiswa BAZNAS. Rangkaian kegiatan diawali dengan ice breaking bersama santri MI Balekambang melalui gim asyik yang mengedukasi tentang…
-
Yuk, memahami “Hadis Shahih: Sunnah Asli Tanpa Versi Bajakan”
Pernah nggak sih kalian denger kata “hadis shahih” terus langsung mikir, “Wah, ini pasti berat banget nih pembahasannya”? Tenang… jangan buru-buru kabur dulu. Kali ini kita bahas hadis shahih, tapi dengan gaya yang santai dan bisa banget masuk ke kepala kita semua. Jadi gini, kalau al-Qur’an itu ibarat “buku panduan hidup dari Allah langsung”, maka hadis itu semacam penjelasan dari Rasulullah SAW beliau yang langsung ngasih tahu kita cara ngejalanin hidup dengan bener, dari cara tidur sampai cara jadi manusia paling kece di hadapan Allah. Nah, dari sekian banyak hadis, ada nih yang disebut “Hadis Shahih”. Apa sih artinya? “Shahih” itu artinya autentik, valid, terpercaya. Hadis shahih itu kayak chat…
-
“Bagaimana Hadis Sampai ke Kita? Kenali Sanad, Matan, dan Rawi”
“Hadis bukan sekadar kumpulan kata-kata Nabi Muhammad SAW, melainkan warisan yang sampai kepada kita melalui rangkaian emas para perawi. Memahami sanad, matan, dan rawi adalah cara terbaik dalam menghormati keaslian pesan Rasulullah”. Di zaman sekarang, pembelajaran tentang ilmu hadits sering kali terlewatkan bahkan sampai ditinggalkan. Fokusnya lebih kepada isi atau substansi hadits bukan pada bagaimana hadits tersebut sampai kepada pembaca. Apalagi publik sering kali menerima dengan mentah-mentah ribuan bahkan puluhan hadits tanpa tau sumber hadits tersebut diambil. Padahal sangat menarik sekali apabila pembaca mengetahui sekilas rangkaian pokok hadits yang meliputi: sanad, matan dan rowi. Pertama, sanad adalah rangkaian perowi hadits (orang yang menyampaikan hadits) dari satu generasi ke generasi berikutnya…
-
Dilema Sosial “Hewan Kurban dari Hutang” Bolehkah?
“Berkurban adalah ibadah bagi yang mampu, bukan beban yang harus dipaksakan. Allah melihat niat dan ketakwaan seseorang, bukan besar atau kecilnya sebuah pengorbanan” Ibadah kurban adalah syariat yang sangat dianjurkan dalam Islam, khususnya bagi kaum Muslim yang mampu secara finansial. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak umat Islam yang sangat ingin berkurban meskipun belum memiliki kemampuan ekonomi yang terbilang cukup. Hal ini mendorong sebagian orang untuk mencari jalan alternatif, seperti membeli hewan kurban dengan cara berhutang. Muncul pertanyaan penting: Apakah boleh berkurban dengan uang hasil berhutang? Di sinilah pentingnya mengulas persoalan ini dari perspektif fikih klasik maupun kontemporer, agar umat tidak terjebak dalam semangat berlebihan atau justru meninggalkan ibadah…









